Change Up Your Paradigm

Semakin tinggi level pendidikan yang dimiliki suatu negeri seharusnya semakin tinggi lpula evel kesejahteraannya namun tidak demikian dengan Indonesia semakin tinggi level pendidikannya justru tidak membuat status negeri ini bergeser sedikit pun dari status sebagai negeri berkembang bahkan semakin terbelakang dalam bidang ekonomi , semakin menambah kuota pengangguran dan tingkat kemiskinan semakin merajalelah “Laksana Tikus yang mati di tumpukan jerami”.

Setiap saat ratusan ribu “Sarjana dan Diploma” (baca : Orang Pintar) berkompetisi dalam sebuah Lowongan Kerja dan memenuhi bursa kerja meskipun untuk itu mereka harus mengeruk kocek dalam-dalam.

Lapangan pekerjaan semakin menyempit seiring bertambahnya jumlah wisudawan dan wisudawati dari lembaga-lembaga pendidikan hebat dengan Jargon SIAP KERJA. Maka wajar jika calon pencari kerja semakin menjerit, apalagi tingkat UMR (Upah Minimum Regional) tak sebanding dengan pemenuhan kebutuhan wajib seperti Sandang-Pangan-Papan. Bahkan kebanyakan mereka yang bekerjapun hanya penting dibayar walau tak sebanding dengan literan keringat mereka yang diperas juga umur mereka bekerja. Lanjutkan membaca

Iklan

Catcil Negeriku

Miris lihat negeriku di Televisi pagi ini. Kapan yah Indonesia meng-ekspor PENGUSAHA tidak meng-ekspor pembantu rumah tangga ??? ….sungguh miris, negeri hijau yang lahan yang luas tempatnya gunung emas dan seluruh dunia pun NGILER padanya tapi rakyatnya tak bisa mengola. Ibarat pepatah : Punya berlian tapi hanya jadi bantal sedangkan hidupnya makin sengsara.
Coba lihat Jepang bahan baku produksi hampir semuanya Impor termasuk impor bahan mentah dari Indonesia tapi Jualan produk jadi ke Indonesia. Juga Swiss yang terkenal dengan COKLAT-nya, padahal SWISS tak punya perkebunan Coklat tapi menjadi negara PRODUSEN COKLAT terbaik di dunia. Juga Malaysia yang hutannya sedikit tap…i tercatat sebagai pengekspor Kayu terbesar di atas Indonesia. Lanjutkan membaca

Kekuatan Pikiran Bawah Sadar oleh Andrew Ho

Manusia memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan mahakarya. Kekuatan terbesar dalam diri manusia itu terdapat pada pikiran. Tetapi kita jarang membuktikan kekuatan pikiran tersebut, sebab kita sering terjebak dalam zona nyaman atau kebiasaan tertentu. Sehingga selamanya tidak dapat mencari kemungkinan yang lebih baik atau perubahan nasib yang berarti.

Oleh karena itu milikilah target yang lebih tinggi untuk merangsang kekuatan dalam pikiran tersebut. Sebab target atau sasaran baru yang dipikirkan itu akan menggerakkan diri kita untuk melaksanakan tindakan. Apalagi jika diyakini target tersebut bakal tercapai, maka diri kita akan lebih siap menghadapi tantangan yang ada.

Setelah tindakan-tindakan baru yang lebih konstruktif dikerjakan hingga berulang-ulang, maka tanpa disadari kita sudah banyak melakukan hal-hal penting hinga kita tiba di zona baru, dimana kita berhasil mencapai target yang didambakan. Itulah mengapa dikatakan bahwa manusia mempunyai potensi yang sangat besar dalam pikiran bawah sadar. Kekuatan pikiran bawah sadar itu dapat dibangkitkan melalui 2 cara, yaitu: autosuggestion dan visualization. Lanjutkan membaca

Curhat keluarga menuju pernikahan

Sahabat, sesungguhnya makna pernikahan tidak berhenti pada formalitas  suami dan istri, tetapi juga sebagai sarana membangun generasi dan membangun peradaban. Bila mana sebuah pernikahan hanya terbatas pada perwujudan keluarga yang terdiri suami dan istri maka sekedarnya pun sudah cukup. Tapi lebih dari itu, pernikahanlah menyebabkan adanya suami dan istri, ayah dan ibu, orang tua dan anak-anak, pemimpin dan yang dipimpin, masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang, impian dan cita-cita, syurga juga neraka, syukur atau kufur, iman dan kafir, ridho atau durhaka dan sebagainaya dalam ukuran yang dicontohkan oleh baginda Nabi SAW.
Lanjutkan membaca

Biografi Ir. Ciputra

Dr. Ir. Ciputra lahir di kota kecil Parigi, Sulawesi Tengah pada tanggal 24 Agustus 1931 dengan nama Tjie Tjin Hoan, ia anak ke 3 dari pasangan Tjie Sim Poe dan Lie Eng Nio yang juga berlatar belakang keluarga sederhana. Ketika berusia 12 tahun ia kehilangan ayahnya yang meninggal di tahanan tentara pendudukan Jepang karena tuduhan palsu dianggap mata-mata Belanda.

Kepahitan masa kecil telah menimbulkan tekad dan keputusan penting yaitu memiliki cita-cita bersekolah di Pulau Jawa demi hari depan yang lebih baik, bebas dari kemiskinan dan kemelaratan. Akhirnya Dr. Ir. Ciputra kecil kembali ke bangku sekolah walau terlambat. Ia terlambat karena negara kita masih dalam suasana peperangan dengan tentara Belanda maupun Jepang. Ia masuk kelas 3 SD di desa Bumbulan walau usianya sudah 12 tahun atau terlambat hampir 4 tahun. Ketika usianya 16 tahun lulus dari SD kemudian melanjutkan SMP di Gorontalo dan jenjang SMA di Menado setelah itu memasuki ITB jurusan arsitektur di Bandung. Terlambat tapi bukan berarti terhambat bukan..? Lanjutkan membaca

Perang Ideologi

Ideologi itu Tertutup,Ideologi selalu menolak ideologi tertentu yang ingin menggerogotinya sehingga ideologi di luarnya dianggap haram. Ideologi Liberal memandang Ideologi Sosialis dan Ideologi Islam sebagai ideologi terlarang, pun begitu juga ideologi Sosialis menganggap ideologi liberalis dan ideologi Islam sebagai ideologi terlarang, sedangkan Ideologi Islam juga menolak ideoligi liberalis dan sosialis.

Jika yang berkuasa adalah orang-orang Liberalis, maka yang disebut teroris adalah mereka penggerogot kekuasaan yaitu kalangan Sosialis dan Islam akan disebut teroris, Jika yg berkuasa adalah ber-Ideologi Sosialis, maka liberalis dan Islam adalah teroris, namun jika yg berkuasa ber-Ideologi Islam, maka Liberalis dan Sosialis-lah yang teroris.

Di dunia Satu-satunya Ideologi yang terbuka adalah Pancasila. Jika yg berkuasa memiliki pemikiran liberalis, maka Pancasila menjadi beraroma liberalis, jika yang berkuasa memiliki pemikiran sosialis maka jadilah beraroma sosialis begitupun juga Islam. Semua bergantung siapa yang berkuasa. Disinilah letak keanehan ideologi Pancasila sebagai Ideologi Terbuka dan sempat diagung-agungkan pada 32 tahun Orde baru dan akhirnya terpaksa Tumbang karena terlalu terbuka.

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1431 H.

Harmoko, Kami sekeluarga besar mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1431 H. Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Semoga ibadah kita di bulan Romadhon sama bagusnya dengan hari setelahnya.